Kembali ke Artikel

Perangkat Jaringan Komputer: Switch, Router, dan Topologi

Solusi IT

Perbedaan router dan switch sebenarnya sederhana. Switch menghubungkan banyak perangkat di dalam satu jaringan lokal yang sama, dan dia bekerja dengan MAC address. Router menghubungkan jaringan yang berbeda, misalnya jaringan rumah kamu dengan internet, dan dia bekerja dengan IP address. Kalau switch itu seperti resepsionis satu gedung yang tahu semua penghuni, router itu petugas pos yang tahu jalan ke gedung lain.

Artikel ini bagian ketiga dari seri Belajar Jaringan Komputer dari Nol. Kita bahas fungsi tiap perangkat jaringan, topologi yang benar-benar dipakai di dunia nyata, batas antara LAN dan WAN, lalu ditutup praktik memetakan jaringan rumah kamu sendiri dengan perintah ip neigh di Linux.

Prasyarat Sebelum Mulai

Sebaiknya kamu sudah baca bagian sebelumnya, Cara Kerja Internet: Perjalanan Paket Saat Membuka Website. Di sana kita sudah lihat paket data berpindah dari laptop sampai server. Sekarang kita zoom ke perangkat yang dilewati paket itu.

Untuk praktik, kamu butuh Linux dengan paket iproute2. Saya pakai Ubuntu 24.04 dengan iproute2 versi 6.8.0. Cek versi kamu dengan:

ip -V

Output yang diharapkan:

ip utility, iproute2-6.8.0, libbpf 1.3.0

Fungsi Switch, Router, Access Point, dan Modem

Empat perangkat ini yang paling sering muncul, dan paling sering ketukar juga. Kita bedah satu per satu.

Switch: Menghubungkan Perangkat dalam Satu Jaringan Lokal

Switch punya banyak port ethernet, biasanya 5, 8, 24, atau 48 port. Semua perangkat yang dicolok ke switch berada di jaringan lokal yang sama. Tugas switch cuma satu: meneruskan frame ke port yang benar berdasarkan MAC address tujuan.

Switch belajar sendiri. Setiap ada frame masuk, dia catat MAC address pengirim dan dari port mana frame itu datang. Lama-lama dia punya tabel lengkap, jadi frame untuk komputer A hanya dikirim ke port komputer A, bukan disebar ke semua port. Ini yang membedakan switch dari hub jadul yang membanjiri semua port.

Router: Menghubungkan Jaringan yang Berbeda

Router bekerja satu tingkat di atas switch. Dia melihat IP address tujuan, lalu memutuskan paket harus diteruskan ke jaringan mana. Router di rumah kamu punya dua sisi: satu sisi menghadap jaringan lokal (LAN), satu sisi menghadap ISP (WAN). Setiap paket yang keluar dari rumah pasti lewat router.

Keputusan “paket ini lewat mana” diambil dari tabel routing. Kita akan bedah tabel ini lebih dalam di bagian 12 seri ini. Untuk sekarang cukup pahami perannya: router adalah gerbang antar jaringan.

Perbedaan Router dan Switch dalam Satu Tabel

Aspek Switch Router
Tugas utama Menghubungkan perangkat dalam satu jaringan Menghubungkan jaringan yang berbeda
Alamat yang dipakai MAC address IP address
Layer (model OSI) Layer 2, data link Layer 3, network
Data yang diproses Frame Paket
Contoh keputusan “Frame ini untuk MAC aa:bb:cc, keluar lewat port 3” “Paket ini untuk 8.8.8.8, teruskan ke gateway ISP”
Bisa jadi batas internet? Tidak Ya, ini gerbang keluar jaringan

Kalau ditanya di kampus atau interview, jawaban singkatnya: switch bekerja di layer 2 dengan MAC address untuk komunikasi dalam satu jaringan, router bekerja di layer 3 dengan IP address untuk komunikasi antar jaringan.

Access Point: Pintu Masuk Nirkabel

Access point (AP) mengubah sinyal WiFi menjadi lalu lintas kabel dan sebaliknya. AP tidak mengatur IP dan tidak mengambil keputusan routing. Dia cuma jembatan antara perangkat nirkabel dan jaringan kabel. Di kantor besar biasanya ada banyak AP yang tersebar di tiap lantai, semuanya terhubung kabel ke switch.

Modem: Penerjemah Sinyal ISP

Modem menerjemahkan sinyal dari media ISP menjadi ethernet yang dimengerti perangkat kamu. Kalau ISP kamu pakai fiber, perangkatnya bernama ONT atau ONU yang mengubah sinyal cahaya jadi sinyal listrik. Kalau pakai kabel telepon lama, namanya modem DSL. Tanpa modem, router kamu tidak bisa bicara dengan jaringan ISP karena medianya beda.

Topologi Star, Bus, dan Mesh: Mana yang Dipakai di Dunia Nyata

Topologi itu pola bagaimana perangkat saling terhubung. Buku teks biasanya menyebut lima sampai enam jenis, tapi di lapangan ceritanya lebih pendek.

Topologi Star: Standar de Facto Jaringan Lokal

Semua perangkat terhubung ke satu titik pusat, yaitu switch. Ini yang dipakai hampir semua LAN modern, dari rumah sampai data center. Kelebihannya jelas: kabel satu perangkat putus, yang lain tetap jalan. Kelemahannya, kalau switch pusatnya mati, semua ikut mati. Makanya jaringan serius pakai switch cadangan.

Topologi Bus: Tinggal Sejarah

Semua komputer nempel di satu kabel coaxial panjang. Ini teknologi ethernet era 1980-an. Satu kabel putus, seluruh jaringan lumpuh, dan semua perangkat rebutan media yang sama. Kamu hampir pasti tidak akan pernah menemukannya lagi, tapi tetap muncul di soal ujian, jadi cukup tahu konsepnya.

Topologi Mesh: Antar Router dan WiFi Rumah Modern

Setiap node terhubung ke beberapa node lain, jadi ada banyak jalur alternatif. Full mesh mahal karena jumlah koneksi meledak, jadi yang umum adalah partial mesh. Dua tempat kamu ketemu mesh di dunia nyata: backbone internet antar router ISP, dan sistem WiFi mesh rumahan seperti unit yang saling menyambung tanpa kabel untuk memperluas jangkauan.

Praktisnya begini: LAN kabel memakai star, backbone dan WiFi rumah modern memakai mesh, dan bus sudah pensiun.

LAN, WAN, dan Internet: Di Mana Batasnya

LAN (Local Area Network) adalah jaringan yang kamu kelola sendiri di satu lokasi: rumah, kantor, lab kampus. Semua perangkat di LAN bisa saling bicara langsung lewat switch tanpa keluar gedung.

WAN (Wide Area Network) menghubungkan LAN yang berjauhan. Kabel dari router rumah kamu ke ISP itu sudah masuk wilayah WAN. Perusahaan dengan kantor di dua kota biasanya menyewa jalur WAN dari ISP untuk menghubungkan dua LAN mereka.

Internet adalah WAN terbesar: kumpulan puluhan ribu jaringan milik ISP, perusahaan, dan universitas yang sepakat saling terhubung. Peran ISP di sini jadi jelas. ISP adalah pihak yang punya infrastruktur WAN dan koneksi ke jaringan lain, lalu menyewakan akses itu ke kamu. Batas antara LAN kamu dan dunia luar selalu ada di satu titik: port WAN di router.

Pemahaman batas ini kepakai terus di kerjaan nyata. Waktu tim Arrazy men-deploy sistem aplikasi untuk klien, hal pertama yang dicek sering kali bukan kodenya, tapi posisi server di jaringan: apakah dia di LAN kantor yang sama dengan pengguna, atau harus diakses lewat internet publik. Salah menempatkan, aplikasi terasa lambat atau malah tidak bisa diakses sama sekali.

Praktik: Petakan Jaringan Rumah dengan ip neigh

Sekarang kita buktikan teorinya. Kita akan cari tahu IP laptop kamu, alamat router, lalu daftar perangkat tetangga di jaringan yang sama.

Langkah 1: Cek Alamat IP Laptop Sendiri

ip -br addr

Output yang diharapkan kira-kira seperti ini:

lo               UNKNOWN        127.0.0.1/8 ::1/128
wlp3s0           UP             192.168.1.7/24 fe80::a1b2:c3d4:e5f6:1234/64

Interface wlp3s0 adalah WiFi saya dengan IP 192.168.1.7. Nama interface kamu bisa beda, misalnya wlan0 atau eth0.

Langkah 2: Temukan Router (Gateway)

ip route show default

Output yang diharapkan:

default via 192.168.1.1 dev wlp3s0 proto dhcp metric 600

Artinya semua paket keluar jaringan dikirim ke 192.168.1.1. Itulah router kamu, si penjaga batas LAN dan WAN yang kita bahas di atas.

Langkah 3: Lihat Perangkat Tetangga dengan ip neigh

Tabel neighbour hanya terisi kalau laptop kamu pernah berkomunikasi dengan perangkat itu. Supaya ada isinya, ping dulu router dan satu perangkat lain kalau kamu tahu IP-nya, misalnya HP sendiri:

ping -c 2 192.168.1.1
ip neigh show

Output yang diharapkan:

192.168.1.1 dev wlp3s0 lladdr a4:91:b1:2f:88:c0 REACHABLE
192.168.1.15 dev wlp3s0 lladdr 5c:e9:1e:aa:41:07 STALE
192.168.1.22 dev wlp3s0 lladdr 8c:85:90:1b:cd:33 STALE

Tiap baris adalah satu perangkat tetangga: IP-nya, interface tempat dia terlihat, MAC address-nya (kolom lladdr), dan status komunikasinya. REACHABLE berarti baru saja terkonfirmasi aktif, STALE berarti pernah terlihat tapi sudah agak lama tidak dicek ulang.

Langkah 4: Gambar Peta Jaringan Kamu

Dari tiga perintah tadi kamu sudah bisa menggambar peta sederhana di kertas:

  1. Kotak paling atas: internet, punya ISP.
  2. Di bawahnya: router kamu (192.168.1.1), batas LAN dan WAN.
  3. Di bawah router: semua perangkat dari ip neigh, termasuk laptop kamu sendiri.

Kalau kamu di kantor dengan switch dan AP terpisah, tambahkan kotak switch di antara router dan perangkat. Latihan menggambar ini terlihat remeh, tapi ini kebiasaan yang sama yang dipakai network engineer saat masuk ke jaringan baru: petakan dulu, baru utak-atik.

Salah Kaprah: Router WiFi Rumahan Itu Empat Perangkat Jadi Satu

Kotak dari ISP yang kamu sebut “router WiFi” sebenarnya gabungan empat perangkat yang barusan kita bahas:

  • Modem/ONT: port yang tersambung ke kabel fiber atau telepon, menerjemahkan sinyal ISP.
  • Router: memutuskan paket mana keluar ke internet, menjalankan NAT dan DHCP.
  • Switch: empat port LAN kuning di belakang, itu switch kecil.
  • Access point: pemancar WiFi-nya.

Ini penting bukan cuma buat gaya-gayaan istilah. Saat kamu menyalakan “mode bridge” atau “mode AP” di pengaturan, yang kamu lakukan sebenarnya mematikan fungsi router-nya dan menyisakan switch plus AP. Paham komposisi kotak ini bikin kamu tidak bingung waktu troubleshooting atau pasang router kedua di rumah.

Troubleshooting: Masalah yang Sering Dialami Pemula

Output ip neigh Kosong atau Cuma Satu Baris

Ini normal. Tabel neighbour bukan hasil scanning, melainkan catatan perangkat yang pernah diajak bicara. Solusinya, picu komunikasi dulu: ping router, buka website, atau ping IP perangkat lain di jaringan, lalu jalankan ip neigh show lagi. Entri lama juga otomatis dihapus kernel setelah beberapa menit tidak ada komunikasi.

Banyak Entri Berstatus FAILED

Status FAILED artinya laptop kamu mencoba menanyakan MAC address IP tersebut tapi tidak ada yang menjawab. Biasanya perangkatnya memang sudah mati atau sudah pindah jaringan. Entri ini akan hilang sendiri. Kalau IP yang FAILED itu router kamu, itu masalah serius: cek kabel atau koneksi WiFi kamu.

Perangkat Lain Tidak Pernah Muncul Padahal Aktif

Banyak router WiFi punya fitur bernama AP isolation atau client isolation yang memblokir komunikasi antar perangkat WiFi. Kalau fitur ini aktif, HP kamu tidak akan pernah muncul di ip neigh laptop meskipun sama-sama tersambung. Masuk ke halaman admin router (biasanya di 192.168.1.1) dan matikan opsi tersebut kalau memang ingin perangkat saling terlihat.

IP Laptop 192.168.0.x tapi Router Kedua 192.168.1.x

Ini gejala double NAT: router kedua di rumah kamu masih berjalan sebagai router penuh, padahal sudah ada router utama dari ISP. Akibatnya rumah kamu punya dua LAN terpisah dan perangkat di keduanya susah saling akses. Solusi paling bersih: ubah router kedua ke mode AP atau bridge, sesuai penjelasan di bagian salah kaprah tadi.

Rangkuman dan Bagian Berikutnya

Kamu sekarang bisa membedakan empat perangkat inti: switch menghubungkan perangkat dalam satu LAN pakai MAC address, router menghubungkan antar jaringan pakai IP address, AP menjembatani nirkabel ke kabel, dan modem menerjemahkan sinyal ISP. Topologi star menguasai LAN, mesh dipakai di backbone dan WiFi modern, dan kamu sudah memetakan jaringan sendiri dengan ip -br addr, ip route, dan ip neigh.

Di bagian tadi kita beberapa kali menyinggung istilah layer 2 dan layer 3. Bagian berikutnya, “Model OSI dan TCP/IP Dipahami Tanpa Hafalan”, akan membereskan konsep layer ini sampai tuntas tanpa perlu menghafal singkatan. Artikelnya terbit menyusul, pantau daftar lengkapnya di halaman hub Belajar Jaringan Komputer dari Nol.

Referensi

BACA JUGA

Artikel Lainnya di Kategori Jaringan Komputer

Ingin Membaca Artikel Lainnya?

Temukan lebih banyak insight dan tips tentang teknologi dan bisnis digital.

Lihat Semua Artikel